DinarKR Emaskan Peringatan 100 Tahun Gontor
DinarKR Emaskan Peringatan 100 Tahun Gontor
Ponorogo, 19 September 2026 Alhamdulillah, Hari ini bukan sekadar tentang sebuah acara.
Bukan pula sekadar tentang sebuah Dinar. Hari ini adalah tentang sebuah perjalanan panjang yang telah menorehkan sejarah selama 100 tahun.
Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor menjadi momentum yang begitu istimewa bagi kami di Dinar Khoirur Rooziqiin.
Alhamdulillah, DinarKR turut menjadi salah satu sponsor utama dalam rangkaian Peringatan 100 Tahun Gontor.
Lebih dari sekadar menjadi bagian dalam sebuah acara, momentum 100 tahun ini juga menjadi awal dari sebuah kolaborasi dan silaturahmi yang insyaAllah terus memberikan manfaat.
DinarKR berkesempatan menjalin kerja sama bersama BMT Latansa Gontor untuk menghadirkan DinarKR Edisi Spesial 100 Tahun Gontor, sekaligus DinarKR Edisi Angkatan bagi para alumni dan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor.
Sebuah Dinar yang bukan sekadar emas…
Tetapi menjadi simbol kenangan, persaudaraan, perjalanan, dan nilai yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dan semakin kami mengenal Gontor, semakin terasa bahwa ada nilai-nilai yang begitu dekat dan terhubung dengan ilmu Magnet Rezeki yang selama ini kami perjuangkan.
Tentang Keikhlasan.
Tentang Ukhuwah.
Tentang mengabdi tanpa selalu menghitung apa yang akan kita dapatkan.
Nilai-nilai itulah yang ternyata juga menjadi bagian penting dalam perjalanan ilmu Magnet Rezeki yang diramu oleh Ustadz Nasrullah.
Dan ada sebuah fakta yang semakin menguatkan rasa keterhubungan itu…Sanad ilmu Magnet Rezeki yang diramu oleh Ustadz Nasrullah tersebut berasal dari Kyai Munfasir, yang merupakan alumni Gontor.
MasyaAllah…
Seakan ada sebuah benang merah yang menghubungkan Gontor, ilmu Magnet Rezeki, dan perjuangan DinarKR.

Bukan sekadar hubungan dalam sebuah acara.
Tetapi hubungan nilai.
Nilai keikhlasan.
Nilai ukhuwah.
Nilai ilmu.
Nilai perjuangan.
Dan nilai pengabdian.
Dan ada satu hal lagi yang membuat perjalanan 100 tahun Gontor ini terasa begitu istimewa.
Sejak dahulu, Gontor telah diwakafkan lillahi ta'ala.
Bukan untuk kepentingan pribadi.
Bukan untuk dimiliki oleh segelintir orang.
Tetapi diwakafkan untuk perjuangan pendidikan dan dakwah.
Karena itu, Gontor bukan hanya milik mereka yang pernah belajar di dalamnya.
Gontor telah menjadi bagian dari umat.
Menjadi rumah ilmu bagi generasi.
Menjadi tempat lahirnya para pejuang.
Dan menjadi bagian dari perjalanan umat Islam, bukan hanya di Indonesia, tetapi insyaAllah untuk umat Islam di seluruh dunia.
Di sinilah kami kembali belajar tentang makna “memberi dan mewakafkan.”
Ketika sesuatu diberikan lillahi ta'ala, maka nilainya tidak berhenti pada satu generasi.
Ia terus mengalir.
Terus tumbuh.
Terus memberikan manfaat.
Maka itu, DinarKR pun ingin mengambil peran untuk memuliakan perjuangan tersebut, dengan ikut memberikan manfaat bagi Gontor, para Kyai, para santri, dan seluruh keluarga besarnya.
Bukan karena merasa telah memberikan sesuatu yang besar.
Justru kami merasa bersyukur karena diberi kesempatan untuk ikut mengambil bagian dalam perjuangan yang jauh lebih besar dari kami.
Semoga setiap langkah, kerja sama, dan kontribusi kecil yang kami lakukan dapat menjadi bagian dari kebermanfaatan yang terus mengalir.
Dan mungkin inilah salah satu nilai yang ingin terus kami bawa melalui DinarKR:
bukan sekadar memiliki, tetapi bagaimana sesuatu yang kita miliki dapat memiliki nilai dan manfaat yang lebih panjang.
Satu abad Gontor menanam nilai, mendidik generasi, berdakwah, dan mengabdi untuk umat serta bangsa.
Dan alhamdulillah, DinarKR mendapat kesempatan untuk menjadi bagian kecil dari momentum bersejarah tersebut.
Turut hadir sebagai tamu VIP:
✨ CEO PT Dinar Khoirur Rooziqiin, Ustadz Nasrullah
✨ COO PT Dinar Khoirur Rooziqiin, Ustadz Abuss Alhalimi
✨ Ketua Yayasan Magnet Rezeki Indonesia, Bapak Budi Arif Rahman

Salah satu momen yang begitu kami syukuri adalah ketika Buku Rahasia Magnet Rezeki diterima langsung oleh Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan beliau berkenan menandatanganinya.

Namun ada satu momen yang mungkin akan selalu kami simpan dalam hati…
Sebelum berpamitan, kami menghadiahkan Buku Magnet Rezeki dan DinarKR Edisi 100 Tahun Gontor kepada Kyai Hasan Abdullah Sahal.
Beliau menerima dengan penuh kehangatan.
Kemudian beliau mendoakan perjuangan kami dan memberikan ijazah Al-Fatihah, shalawat, serta Ayat Kursi.

MasyaAllah…
Rasanya bukan lagi tentang sebuah hadiah.
Tetapi tentang Doa yang menyertai sebuah perjuangan.
Di momen itu kami semakin memahami…
DinarKR bukan hanya tentang emas.
Ada nilai.
Ada silaturahmi.
Ada penghormatan.
Ada sejarah.
Ada doa.
Dan ada harapan agar apa yang kami perjuangkan bisa memberikan manfaat bagi lebih banyak orang.
DinarKR Edisi 100 Tahun Gontor mungkin hanya sebuah keping Dinar.
Namun di balik keping kecil itu, ada cerita besar tentang 100 tahun perjuangan, pendidikan, dakwah, wakaf, dan pengabdian.
Dan melalui DinarKR Edisi Angkatan, kami berharap setiap generasi Gontor memiliki sebuah karya yang dapat menjadi pengingat perjalanan, persaudaraan, dan kenangan yang nilainya terus hidup sepanjang masa.
Semoga keberkahan doa dari para Kyai dan guru menjadi penguat langkah kami.
Semoga DinarKR tidak hanya dikenal karena emasnya, tetapi juga karena Nilai dan manfaat yang ingin terus kami wariskan.
Karena pada akhirnya…
yang berharga bukan hanya apa yang kita miliki, tetapi nilai apa yang kita tinggalkan.
Terima kasih Gontor.
Atas 100 tahun keteladanan.
Atas nilai yang terus diwariskan.
Atas generasi yang terus dilahirkan.
Dan atas teladan tentang bagaimana sebuah perjuangan dapat diwakafkan lillahi ta'ala untuk umat.
Dari Gontor, kami belajar untuk terus menanam.
Agar suatu hari nanti, generasi setelah kita dapat menikmati buahnya. ?
Alhamdulillah.
100 Tahun Gontor — Menanam Nilai, Mengabdi untuk Negeri.
Dinar Khoirur Rooziqiin
Menjaga Nilai, Menghidupkan Silaturahmi.



Fachri Husaini Ahwan